Puluhan warga berbondong-bondong mengantre di depan pintu kamar berkapasitas 6 orang pasien tersebut. Mereka penasaran melihat kondisi Iqbal yang ramai diperbincangkan. Iqbal disiksa oleh Dadang Supriatna (29) yang menculiknya sejak tahun 2012. Iqbal diajak mengamen dan kerap dianiaya oleh Danang yang cemburu dan sakit hati kepada ibunda Iqbal, Iis.
Petugas keamanan yang berjumlah 2 orang sempat kewalahan memenuhi permintaan para warga untuk masuk ke kamar Iqbal. Para warga tersebut ada yang sengaja datang dari rumah, ada juga yang memang tengah menunggu keluarganya yang sakit.
"Kasihan tuh anak, tega banget . Semoga yang nyiksa cepat di penjara," ujar salah seorang warga, Warni (35), di RSUD Koja, Jl Deli, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (15/3/2014).
Para warga tersebut diizinkan masuk untuk melihat Iqbal secara langsung pada jam jenguk. Namun petugas membatasi jumlah pengunjung yang masuk untuk menjaga psikologis Iqbal.
Iqbal dirawat satu ruangan dengan pasien dewasa. Balita yang tangan kirinya di gips ini terbaring dan sibuk dengan mainannya. Saat ditanya, Iqbal lebih banyak diam dan hanya sesekali menggeleng.